Menguntit Leah | Sinopsis OTWOL epi 46 by Meysha Lestari

 Axel dan Kiko sedang membeli makanan. Ada anak kecil datang. Axel bertanya padanya apakah ada gadis cantik di rusun leah? anak itu menjawab, banyak. lalu Axel menyuruh si anak mengenalkannya pada salah satu dari mereka an sebagai imbalan, Axel memberinnya uang. begitu Axel dan kiko pergi, tolayts mendekati si anak dan bertanya, “apa yang mereka tanyakan?” Si anak kecil memberitahu Tolayts.

Clark dan Axel, serta Kiko mengawasi leah, “oh jadi itu ceweknya. Siapa dia bos?” Clark menjawab, “itu istriku, Leah.” Kiko penasaran, “istri? bener istri?” Clark menunjukan cincin kawinnya. Mereka banyak bertanya, tapi Clark ahanya tersneyum dan berkata kalau ceritanya sangat panjang. lalu Clark mengajak mereka pulang. mereka menawarkan diri untuk bicar apad CLeah, tapi Clark melarang. Lalu mereka meninggalkan tempat itu.

 
Tiffany sedang menidurkan Gabby. leah pulang. Tiffany bertanya tentang upaya leah melamar pekerjaan. Leha berkata kalau dia memasukan banyak lamaran, tapi masalahnya gajinya kecil, “aku bisa mendapatkan lebih besar dari itu di amerika…” Tiffany menyuruh Leah tidak memikirkan gaji dulu, tapi yang penting di terima dulu. Leah berencana kembali ke Amerika kalau tidak berhasil mendapat pekerjaan dengan gaji yang bagus. Tiffany mengingatkannya tentan Clark dan Rona, “apakah kau masih mau berpapasan dengan mereka?” Leah berkata kalau dia  tidak punya pilihan lain. Lalu mereka membicarakan tentang Clark dan pak Sol. Pak Sol pasti marah kalau tahu leah menikah hanya untuk mendapatkan green card. leah berniat memberitahu paksol, tapi Tiffany melarang. Dia mengkhawatirkan kesehatan pak Sol. Tiffany menyuruh Leah fokus mencari kerja dan tidak memikirkan yang lain-lain lagi. leah bertekad, demi pak Sol dia akan melakuan apapun..

Clark sibuk dengan pekerjaanya dan leah sibuk melamar kerja. Setiap memasukan lamaran pasti jawabn managernya pasti akan ditelpon lagi. tapi leah tak putus asa, dia terus melamar pekerjaan. Di tengah-tengah kesibukannya, Clark masih menyempatkan diri untuk melihat foto Leah dan tersneyum penuh harap.

Leah membantu pak Sol bersiap untuk tidur dan membantunya minun obat. Pak Sol bertanya mengapa Leah melamar pekerjaan apakah dia tidak akan kembali ke Amerika? Leah menjawab kalau itu untuk sementara selama dia ada di Filipina. Pak Sol menyayangkan kartu hijau leah, karena tidak banyak orang yang bisa mendapatkan kartu hijau semudah leah, “seperti ibumu, dia bahkan berencana untuk kawian kontrak demi untuk mendapatkan kartu hijau. Dia harus melangkahi mayatku dulu sebelum melakukan itu…”